Spoof : Ketemu Nenek

Judul : Pagi

Nenek suka sekali jalan - jalan ditemani cucu idolanya, Nia. Nia yang lucu dan senang berceloteh tentang teman - temannya di sekolah. Nenek selalu terdengar tertawa mendengar cerita Nia. Cerita yang tak pernah habis meski setiap hari nenek mendengar cerita Nia. Bagaimana tidak, Nia yang pintar tahu bahwa neneknya sudah pikun. Jadi ia selalu mengulangi ceritanya setelah cerita pertama atau kedua habis.

Judul : Ayam Nenek

Dalam kesehariannya nenek senang sekali makan ayam dan nasi goreng. Nenek suka makan ayam peliharaan sendiri, dan nasi goreng buatanku. Well, masak nasi goreng buat nenek itu mudah. Nenek suka nasi digoreng dengan mentega. Itu aja. Plus ayam goreng. Mudah kan? Masalahnya, nenek sering menghitung ayam peliharaannya dan lupa kalau ia telah memotongnya. Nenek akan marah jika hitungan ayamnya tidak sesuai jumlah yang beliau ingat. Nenek tidak bisa menulis  dan membaca. Nenek hanya mengandalkan ingatannya. Nenek biasa memberi tanda garis di tembok atau kayu dekat kandang ayam. Jumlah garis akan nenek sesuaikan dengan jumlah ayam. So, kalau aku atau ibu lupa nyocokin jumlah garis dan ayam, nenek akan ngambek. Malas makan dan tidak mau bicara berjam - jam. Untungnya, saat lapar nenek akan lupa dan minta makan. Makan ayam goreng yang nenek pikir masih ada di kandang.

Judul : Kamu Siapa?

Nenek usianya lebih dari 90 tahun. Setiap pagi nenek belanja ke pasar untuk keperluan dapur. Alhamdulillah. Nenek masih dapat mendengar dan melihat dengan baik. Bahkan giginya pun masih banyak. Sayang, beliau sering lupa nama kami.

Pagi itu nenek beli ayam dan menitipkannya padaku. Cucunya yang rumahnya dekat. Tapi, nenek lupa kalau ia menitipkannya padaku. Jadi sore itu aku mengantarkan ke rumahnya. Karena pintunya kuketuk berulang kali dan tak ada jawaban, aku langsung masuk saja. Nenek rupanya sedang nonton TV dengan volume keras. Pantas saja nenek tak dengar ketukan pintuku. Saat melihatku nenek memandangiku dan bertanya, "Kamu siapa?" Aku hanya tersenyum dan menjawab, "Aku Rina, cucu Nenek." Nenek hanya mengangguk dan melanjutkan nonton TV. Setelah meletakkan ayam di kulkas, aku gabung nonton. Kebetulan aku udah bilang ibu mau main dulu di tempat nenek. Nenek yang begitu larut dengan acara TV sama sekali tidak memperhatikan aku. Acara sinetron. Tentang azab gitu. Aku gak tahu judulnya. Nonton aja. Sambil main bareng Anca, sepupuku. Saat film selesai, nenek menoleh ke arahku dan bertanya lagi, " Kamu siapa?"



Komentar

Postingan Populer