Postingan

Menampilkan postingan dengan label education

Workshop Telusur Tamatan SMK BLK Bandar Lampung

Gambar
Pak Edi, ketua BKK Provinsi Lampung sedang mempresentasikan tentang Trace Study SMK  "Sekarang ini makin banyak pengangguran, ya?" Seorang ibu berbisik pada seorang teman di sampingnya. Ibu-ibu yang lain mengiyakan. Mereka pun bergosip tentang pilihan sekolah anak-anak mereka yang akan lulus SMP tahun depan. "Anak tetanggaku lulusan SMK punya bengkel motor lho. Langganannya banyak. Ia juga melayani servis panggilan lewat wa. Dan, makin banyak yang kerja sama SI doi. Keren!" Seorang ibu dengan baju batik bercerita sambil menunjukkan foto anak tetangganya dan bengkel motor yang terlihat ramai. Baca juga : Yuk Bersama Stop Bullying Lulusan SMK di Dunia Usaha dan Dunia Kerja Menurut penuturan Pak Edi dalam workshop Telusur Tamatan oleh Bursa Kerja di SMK BLK Bandar Lampung, tuntutan DuDika terhadap lulusan SMK makin kompleks.   Apalagi, perkembangan ekonomi dunia yang makin nggak menentu hingga menciptakan pengangguran baru. Hal yang menjadi tantangan bagi SMK agar dapa

KESERUAN ACARA WEBINAR SAPA PESERTA DIDIK SMK SE-INDONESIA

Gambar
Pernah merasa bingung untuk melanjutkan SMA atau SMK setelah lulus SMP? Mungkin Keseruan Acara Webinar Sapa Peserta Didik SMK se-Indonesia ini akan membuka insight kamu tentang peluang dan tantangan yang terbuka luas bagi lulusan SMK. Menurut Pak Nadiem Makarim, saat ini kita sangat membutuhkan SDM unggul yang memiliki berbagai profil Pancasila. Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, berkebinekaan Global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Dalam pembukaan acara ini juga, pak Nadiem menambahkan bahwa pemerintah sangat mendukung SMK dalam upaya mencetak lulusan yang memiliki kompetensi di bidangnya. Acara  Webinar Sapa Peserta Didik SMK se-Indonesia Acara yang dimoderatori oleh ibu Ida Ayu Dewi ini diadakan pada tanggal 8 September 2021. Dimulai pukul 09.00 pagi hingga 12.30 siang dan diikuti oleh para siswa  dan guru SMK di seluruh Indonesia. Dalam laporannya, pak Wikan Sakarinto mengatakan rasa bangganya pada para nara sumber inspiratif yang m

MPLS SMK Bina Latih Karya Bandar Lampung 2021

Gambar
Pembicara MPLS 2021, Pak Fery Poernomo, Pak Riyanto, dan Pak Tatang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan program tahunan SMK BLK Bandar Lampung yang harus diikuti oleh peserta didik baru. Program ini bertujuan untuk memperkenalkan profil sekolah, jurusan, tata tertib, hak dan kewajiban sekolah,  eskul, LSP,  dan BKK SMK BLK Bandar Lampung.   MPLS SMK BLK Bandar Lampung Tahun Ajaran 2021/2022 dilaksanakan pada tanggal 21-21 Juli 2021 via daring.  Youtube dan Facebook. Pembukaan Acara MPLS SMK BLK Bandar Lampung Acara MPLS SMK BLK Bandar Lampung 2021 dibuka oleh  Sekretaris Yayasan SMK BLK Bandar Lampung, Bapak Fery Poernomo, S.H, S.T.  Pak Fery yang juga merupakan pengusaha muda Lampung ini mengucapkan selamat datang pada peserta didik baru SMK BLK Bandar Lampung tahun ajaran 2021/2022.  Harapannya, peserta didik baru dapat menjadi lulusan unggul, sesuai dengan tema MPLS tahun ini Menciptakan Generasi Unggul di Masa Pandemi. Selanjutnya, pemaparan materi Pengenalan Sekola

Menjadi Guru Bahagia di Masa Pandemi

Gambar
  Menjadi guru adalah cita-citaku sejak kecil. Namun, aku nggak pernah menyangka bahwa pandemi akan mempersempit ruang gerak semua orang. Termasuk guru. Hingga, aku harus mengajar peserta didikku di rumah saja. Banyak sekolah yang akhirnya kehilangan murid, karena wali murid memutuskan untuk menyekolahkan anak mereka di rumah saja. Aku termasuk guru yang beruntung, karena sekolahku mampu mempertahankan jumlah siswa. Sistem pembelajaran hybrid yang dilakukan membantu anak-anak untuk terus bertahan di sekolah. Kami pun bisa terus berusaha berkomunikasi lewat medsos   dengan wali murid dan siswa agar tetap bersemangat dalam belajar. Aktivitas yang nggak mudah. Hingga   menjadi guru bahagia di masa pandemi pun nggak mudah. Apalagi keterbatasan wali murid dalam pengadaan fasilitas gawai dan internet. Kami pun sering mengadakan home visit. Kunjungan ke rumah-rumah wali murid yang kami jadwal. Menemui wali murid yang memiliki beragam masalah. Meski aku merasa optimis bahwa pandemi ini m

9M Protokol Kesehatan saat Bekerja di Sekolah

Gambar
Gambar siswa jurusan listrik sedang praktik di bengkel listrik Meski pandemi telah berlangsung selama lebih satu setengah tahun, masih banyak orang yang abai dengan prokes. Bahkan, temanku pun kerap lupa untuk menggunakan masker dengan baik saat berada di sekolah. Hingga, petugas gugus Covid yang datang ke sekolah ikut mengingatkannya. Rasanya ikut malu sih, karena guru kan seharusnya jadi contoh bagi sekitarnya. Contoh yang baik. Karena selain sebagai pendidik yang mengajarkan tentang merdeka belajar, aku pikir seorang guru pun harus dapat mengimplementasikan perbuatan baik yang dapat menjaga keselamatan orang di sekitarnya. Tentunya, dengan tanpa diingatkan dan diawasi. Baca juga: Menggali Potensi Peserta Didik dengan Hybrid Learning Selanjutnya, aku mulai belajar untuk mempraktikkan 9M protokol kesehatan saat bekerja di sekolah. Aku ingin konsisten untuk menjaga diriku dan orang lain dari paparan virus mematikan ini.   Kajur otomotif sedang bertugas di bengkel otomotif Menggun

Menggali Potensi Peserta Didik dengan Hybrid Learning

Gambar
Pak Solihin (baju merah), ketua MPLS SMK BLK Bandarlampung 2020/2021 berfoto bersama pemateri dunia usaha secara daring Sejak pandemi berlangsung, guru dan peserta didik dipaksa untuk menyesuaikan diri dengan pembelajaran daring. Meski terbentur dengan banyak masalah yang menghambat proses pembelajaan, peserta didik dan guru harus berusaha untuk beradaptasi dengan penggunaan teknologi baru. Masalahnya, sebagai siswa SMK yang dituntut memiliki kompetensi keterampilan, siswa harus praktik di bengkel atau laboratorium. Aktivitas yang belum bisa dilakukan di rumah, karena keterbatasan pengawasan dan fasilitas di rumah peserta didik. Hingga sekolah pun mengadakan hybrid learning. Kombinasi pembelajaran luring dan daring yang diadakan sejak tahun lalu. Baca juga: Meraih Pekerjaan Impian Bersama SMK Nah, menjelang Tahun Ajaran Baru yang akan berlangsung tanggal 12 Juli 2021, SMK BLK Bandarlampung akan menerima tantangan baru. Memperkenalkan sekolah pada calon peserta didik lewat kegiatan

Meraih Pekerjaan Impian Bersama SMK

Gambar
  Sekarang sudah memasuki Tahun Ajaran Baru. Meski pandemi masih melanda dunia, anak-anak tetap harus bersekolah. Meraih pendidikan dan mengasah kemampuannya sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki. Terkadang anak-anak bertanya padaku tentang pilihan antara SMA dan SMK. Lalu, aku akan menanyakan ulang tentang keinginan mereka. Tujuan mereka bersekolah. Jika mereka menjawab ingin langsung melanjutkan kuliah, maka aku akan menyarankan mereka untuk bersekolah di SMA. Namun, kamu bisa pilih SMK, jika ingin langsung bekerja setelah sekolah. Baca juga: Pengaruh Media Sosial dalam Pendidikan Anak Meski nggak ada yang menyangkal saat lulus SMA pun kamu bisa langsung bekerja, lulusan SMK memiliki keunggulan kompetensi keahlian yang membuat lulusan dapat bersaing di pasar kerja. Seorang anak dapat meraih pekerjaan impian bersama SMK , karena keterampilan spesifik lulusan yang dibutuhkan masyarakat, seperti keterampilan menjahit, plumbing, las, memperbaiki motor dan mobil, dan lain-lain.

Speak English: Is It Important?

Gambar
  It is not the biggest mystery for all that some of us can not afford to speak English bravely, though we have learnt English since we were in Sekolah Dasar. I, myself, have the same problem. The irony is I have been teaching English in SMK for almost 12 years. It makes me ask myself. How can I persuade my students to speak up when I am too shy to express myself in English? The biggest problem is I think I was too lazy to get out of my comfort zone. I am used to being surrounded with people who don’t like to change much in life. Being in a cocoon of a school’s dynamic, then, reminds me that I need to change. Then, a few weeks ago I joined in Creative Writing Course held by TBI Pondok Indah. It was supported by ISB Community. This program was too fabulous opportunity for me to miss out. And, I knew that I was right! I met a nice teacher who encouraged me to speak. She made me realize that I need to be brave to speak up if I want to be an articulate teacher. There is no other way.