Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2023

Ade Utami Ibnu: Sosok Inspiratif Pencetus Mobil Baca Ade

Gambar
Ade Utami Ibnu berfoto di depan Mobil Baca Ade  Bel sudah berbunyi. Namun, anak-anak di kelas masih sibuk dengan gawainya. Sepertinya, gawai sudah menjadi nyawa kedua bagi mereka, hingga budaya membaca lewat buku nggak lagi jadi pilihan. Mungkin, ini terjadi bukan tanpa alasan. Saat aku tanya, "Apakah kalian membaca buku di rumah?" Mereka akan menjawab, "Tidak. Kami mah main game, bu. Lebih asyik."  Lalu, aku pun bertanya lagi, "Emak bapak kalian baca buku?" Sambil tertawa, mereka menjawab begini, "Emak sih main tiktok. Kalau bapak ya main game juga, bu." Mendengar jawaban mereka, aku hanya bisa tersenyum pahit. Duh, aku jadi prihatin deh.  Mobil Baca Ade dengan maskot jerapah dan gajah sedang membaca  Awal Dimulai Mobil Baca Ade Ternyata, keprihatinan atas kurangnya budaya baca anak-anak pun dirasakan oleh Ade Utami Ibnu, sosok Inspiratif pencetus Mobil Baca Ade yang tinggal di Bandar Lampung ini. Apalagi ia menyadari tentang pentingnya membaca

Merasa Insecure? Yuk, Cari Solusinya

Gambar
Insecure adalah kondisi yang bisa dialami oleh siapa saja. Rasa yang bisa muncul akibat masalah keluarga, keadaan fisik, finansial, atau trauma masa lalu. Seperti kisah LuLing dalam the Bonesetter's Daughter  yang harus merasakan sulitnya hidup, karena masa lalunya.  Meskipun Luling dapat melalui masa-masa sulit dalam hidupnya, ia masih belum bisa melepaskan kenangan buruk yang ia tinggalkan di kampung halamannya. Luka yang menjadikan Ruth, putrinya merasa insecure atas dirinya.  Ternyata, berada jauh dari kampung halaman pun jadi masalah baru bagi keluarga ini. Belum lagi masalah kehidupan pribadi Ruth dengan pasangannya yang menambah gejolak baru dalam hati kedua wanita ini.  Ah, aku dapat membayangkan perasaan kedua wanita perantauan ini. Hidup di negeri asing dengan beban masa lalu yang belum selesai, pastilah nggak mudah dihadapi. Dan, karena aku tahu bahwa bukan hanya LuLing dan Ruth yang pernah merasa insecure, yuk cari solusinya! Sebelumnya, kita cek dulu apa sih insecure i

Pengalaman Pertama Perawatan Wajah Zap Photo Facial Glow

Gambar
Berphoto setelah perawatan wajah ZAP Photo Facial Glow di ZAP Bandar Lampung   "Àku sih, penginnya memiliki wajah yang bersih dan sehat," kata Bu Mukhol saat kami ngobrol bareng di sekolah. "Kalau terlihat segar kan rasanya lebih percaya diri pas ngajar," lanjut guru yang sudah mengajar lebih dari dua puluh tahun ini.  Oya, fyi, masalah beliau sama denganku. Flek hitam pada wajah, karena sering terpapar sinar matahari. Maklumlah,  kami sering beraktivitas di luar ruangan. Belum lagi, kami sering lupa menggunakan sunscreen. Dan akibatnya adalah flek di wajah yang  terasa mengganggu penampilan. Karena itulah, aku pun berusaha untuk mengatasi masalah di wajahku ini dengan berbagai cara. Hingga, aku mendengar tentang perawatan ZAP Photo Facial Glow yang dapat membantu menyamarkan flek di wajah.  Ah, kupikir, inilah solusi masalah kulitku.  Pengalaman Pertama Booking Perawatan Wajah ZAP Photo Facial Glow  Sebagai guru yang sibuk menghabiskan waktu di sekolah, aku belum p

Delay of Gratification dapat Menumbuhkan Kebiasaan Positif Pada Anak

Gambar
Bel masuk di kelas sudah berbunyi. Sementara anak-anak masih sibuk dengan gawainya. Tidak mengindahkan aku yang sudah ada di kelas. Lalu, saat ketua kelas menyiapkan kelas untuk berdoa bersama, anak tersebut masih belum mematikan gawainya. Sibuk dengan kesenangan bermain game online . Aku pun menghampiri anak itu. Saat sudah ada di depannya, anak tersebut baru tersadar. Lalu, sesuai kesepakatan, ia meletakkan gawainya di tanganku.  Yup, aku sudah membuat perjanjian belajar bahwa hanya boleh menggunakan gawai saat istirahat atau proses pembelajaran yang membutuhkan gawai dengan pengawasan guru. Dan aku akan mengembalikan gawai setelah kelas usai dengan perjanjian tertulis agar siswa tidak mengulang pelanggaran ini lagi. Upaya ini aku lakukan agar anak memahami  pentingnya menunda kesenangan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.  Dengan fokus belajar dan tidak bermain game saat proses pembelajaran berlangsung, anak dapat menyerap dan belajar mempraktikkan ilmu yang dipelajari di kela