Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2026

Gaya Hidup Minimalis ala Keluargaku

Gambar
Beberapa hari ini, harga emas meroket. Tapi, beberapa toko emas di Cina sana, kata berita yang kutonton di Youtube, mengalami kelesuan berjamaah aka gulung tikar. Akibatnya, banyak pemilik toko emas yang dengan berat hati menutup tokonya. Dan, aku pun jadi bingung. Kenapa saat harga emas naik, kok, toko emas banyak yang bangkrut? Eh, hal itu terjadi karena saat harga emas terlalu tinggi, maka orang akan cenderung tidak berbelanja. Alasan lain adalah bahan baku emas yang juga ikut melonjak mengakibatkan pedagang kehilangan modalnya untuk biaya bahan baku dan produksi. Belum lagi, kebiasaan orang Cina yang bukan main hemat itu. Kebiasaan hidup minimalis orang Cina ini mengingatkan aku dengan banyak momen saat aku belanja di toko yang penjualnya orang Cina. Aku lihat ia masak sawi putih dengan pakaian kaos oblong dan celana pendeknya. Aku juga sering lihat beliau mengendarai sepeda atau jalan kaki. Padahal ia punya mobil. Eh, aku lihat anaknya mengendarai mobil dan jajan di restoran. Lalu...

Jurnaling sebagai Sarana Healing Sederhana

Gambar
Emang benar kalau menulis itu bisa dilakukan semua orang? Jawabannya sih tergantung kamu sendiri. Kalau menurutku sih, menulis itu sesederhana mencoretkan satu hurup ke kertas atau media apa pun yang kita punya. Kamu bisa mengekspresikan diri atau sekedar mengungkapkan emosi lewat goresan yang mungkin bagi orang lain nggak ada artinya. Yups, menurutku sesederhana itu. Nggak ribet atau rumit. Seperti satu goresan yang bisa mengandung arti bagi yang memahaminya. Ingat kan kalau goresan aksaran Lampung, misalnya, hanya dipahami oleh orang yang belajar dan mempelajarinya. Bagi yang tidak mengerti, goresan aksara Lampung itu, hanya garis atau titik yang tanpa arti. Ya kan? Begitu pun Jurnaling sebagai sarana healing yang sederhana, karena dengan menulis jurnal, mungkin kamu bisa menumpahkan seluruh isi hatimu tanpa takut ada yang menghakimi atau menilaimu. Kamu bebas menulis apa saja sesukamu. Dan, jika kamu ingin merahasiakannya pun, itu adalah privilege-mu. Kamu boleh melakukannya. No wor...

Persahabatan: Hubungan Tanpa Syarat sebagai Obat Penyakit Mental

Gambar
Pernahkah kamu berpikir tentang arti persahabatan dalam hidupmu? Atau pernahkah berpikir kamu hidup di dunia ini tanpa hadirnya siapa pun yang bisa kamu sebut sebagai sahabat? Ah, mungkin pertanyaan-pertanyaan ini bikin keningmu berkerut sesaat atau tidak. Nggak masalah. Karena sahabat itu pun bisa hadir dalam bentuk apa pun. Syaratnya hanya satu. Kamu harus membuka perspektifmu tentang definisi sahabat itu sendiri. Sahabat atau teman bisa saja orang yang bisa kamu ajak bicara setiap saat kamu membutuhkan. Teman itu selalu mendukungmu, menyayangimu, dan memberikan saran konstruktif untuk dirimu yang lebih baik. Dan, syarat lainnya adalah kamu dan temanmu ini berteman tanpa syarat. Syarat yang mungkin hampir nggak ada, karena hampir semua hal di dunia itu memiliki syarat. Kalau pun kamu punya pendapat yang berbeda, nggak masalah. Itu hakmu juga. Karena, sebagai seorang sahabat pun, kita adalah orang yang berbeda.  Dan, sebelum kamu bertanya padaku tentang apa itu arti seorang sahaba...