Bayangan


Ia membuka matanya dan melihat wajah yang menyeramkan di depannya. Ia menjerit sekuatnya dan melihat wajah di depannya pun tampak menyeramkan. Matanya merah dengan kantung mata hitam di kelopak matanya. Dahinya berlipat dengan kulit wajah yang terlihat kasar. Hidungnya besar dan berair juga banyak komedonya.  Bibirnya tebal dan berwarna hitam dengan tahi lalat di sudut kirinya. Ia memandangi wajah itu, tahi lalat itu seperti pernah ia lihat sebelumnya. Ia menyentuh bibirnya. Orang di depannya itu pun ikut menyentuh bibirnya. Ia pun tersadar dan tertawa lega. Ternyata, yang ia lihat adalah bayangan dirinya di cermin. Ah, wajahnya begitu menyeramkan saat bangun tidur. Pasti , kalau sudah cuci muka, mandi dan berdandan ia akan terlihat lebih baik. Ia tersenyum dan bergegas ke kamar mandi.
“Segarnya.” Ia menatap wajahnya di cerrmin dan melihat sedikit perubahan di wajah yang dilihatnya. Matanya sudah tidak merah lagi, meski masih ada kantung hitam di kelopak matanya akibat sering begadang. Kulitnya pun terlihat sedikit lebih halus. Yah, ia sudah mencuci wajahnya dengan sabun muka beraroma lavender yang ia suka. Ia meraba wajahnya dengan senang. Lalu ia memperhatikan hidungnya. Okey, hidungnya memang memiliki ukuran yang lebih dari hidung biasa, tapi ia merasa hidungnya sudah bebas komedo. Ia mengusap hidungnya dengan jarinya. Sedangkan bibirnya yang juga berukuran lebih dan memiliki warna gelap sekarang terlihat lebih berkilau. Yup, ia telah mengusapkan madu dan minyak zaitun di bibirnya. Ia tersenyum melihat wajahnya di cermin. Bayangannya pun ia lihat tersenyum bersamanya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

RPP Bahasa Inggris Kelas XI KD 3.4 Invitation Letter

Resensi Buku: Inteligensi Embun Pagi

Resensi Novel Kembara Rindu: Dwilogi Pembangun Jiwa